OSA Implementasi KPKU BUMN 2017, DDS Tampilkan Kapabilitas Inovasi

by superadmin | 0 Comment | news


Posted on 20, December 2017 15:43 PM



Bandung,13 Desember 2017 – EGM Divisi Digital Service, Arief Musta’in (AM) beserta jajaran senior leader DDS menerima kunjungan Tim Assessor On Site Assessment (OSA) Implementasi Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) BUMN 2017. Tim Assessor berkunjung ke DDS dalam rangka untuk melihat proses dan hasil eksploitasi kapabilitas inovasi sesuai peran DDS sebagai unit pelaksana inovasi di TELKOM. Kegiatan kunjungan tim Assesor KPKU BUMN ke DDS ini merupakan rangkaian dari On Site Assessment Implementasi KPKU BUMN tahun 2017 site visit ke Bandung, selain ke TCUC dan ACI. Tim Assesor terdiri dari 6 orang yang dipimpin oleh Faisal Arief dari Sucofindo, didampingi oleh Dodi Drajat, Fuad Salim, Suprayitno, Aah Ahadiat dan Efrizal Fikri.

Pada kegiatan ini, DDS menampilkan kapabilitas penguatan digital bisnis melalui inovasi melalui poster booth expo yang terdiri dari tiga bagian utama fungsi organisasi DDS saat ini, yaitu Innovation & Standardization, Five Business Pillars dan Shared Service. Pak AM menyambut hangat para assessor OSA KPKU BUMN untuk melihat kapabilitas inovasi digital DDS, dimulai dari pemaparan Amoeba Management dengan demo apps Sakoo, Clap dan Smart Eye.id. Booth berikutnya, Indigo Creative Nation yang merupakan framework open innovation Telkom dan ditampilkan demo apps Opsigo dan Lora.id. DDS pun memaparkan adanya layanan uji perangkat telekomunikasi berdasarkan standard dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Segmen poster booth expo berikutnya meng-expose pilar bisnis DDS yaitu E-Commerce & Logistic, Digital Advertising, Smart City, Fintech melalui t-Money, Travel & Tourism dan IoT Framework. Selanjutnya ditampilkan juga shared service DDS yang meliputi Research & Expert yang memaparkan hasil research bisnis dan teknologi juga adanya komunitas IdRC (Indonesia Research Community), Group of Developer, Group of Designer, Strategic Partnership dan Digital Marketing. GEA pun menampilkan program digital coalition antara industry & academic melalui program internship mahasiswa di Telkom DDS selama 6 – 12 bulan. Para assessor menunjukkan respon yang baik dengan banyak memberikan pertanyaan menarik seputar inovasi di DDS dan turut mencoba beberapa demo apps yang ditampilkan dengan antusias.

Acara dilanjutkan dengan paparan dari EGM DDS dengan topik Strengthening Digital Business through Innovation. Pak AM menjelaskan lebih detail Telkom Innovation Model dan adopsi dual mode organization yang yang diacu oleh TELKOM saat ini yang diujicobakan di DDS dimana selain model Corporation – business as usual mode juga mengadopsi Startup model dalam berinovasi mulai dari Design Thinking, Agile Development and Experimentation. Pak AM juga memaparkan bagaimana adopsi Digital Amoeba sebagai suatu platform inovasi internal telah banyak dijadikan benchmark oleh perusahaan BUMN lainnya, antara lain WIKA, BNI, BRI, Semen Indonesia, dan Pertamina.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama di photo booth yang telah disediakan panitia. Semoga hasil Tim OSA ke dapat memenuhi kriteria penilaian kinerja unggul yang dipersyaratkan dan mencapai target nilai yang diharapkan.


Share on :

Leave a Comment:

Please login to comment

Kunjungan Industri Universitas Jend...

-Kunjungan Industri Universitas Jenderal Soedirman

Kunjungan Industri Universitas Kanj...

Universitas Kanjuruhan Malang

SMK Negeri 1 Talang Padang

SMKN 1 Talang Padang

Kunjungan Industri Universitas Kris...

Universitas Kristen Petra

Kunjungan Industri SMKN 8 Palembang

-Kunjungan Industri SMKN 8 Palembang